Oleh: Farin's mum | Maret 21, 2010

Mengisi Liburan “summer holidays”

Liburan kenaikan kelas di Melbourne selama 6 minggu berlangsung dari pertengahan bulan Desember hingga  Januari. Libur yang cukup lama bukan? Sebelum libur saya agak bingung juga kira-kira apa ya yang bisa membuat anak-anak bisa mengisi liburan yang tidak membuat mereka bosan. Jalan-jalan untuk berekreasi tentu saja menjadi pilihan pertama, walaupun hanya 1 atau 2 hari saja.  Salah satu objek wisata yang kami kunjungi ialah Warnambool karena dari hasil mencari informasi di internet tempat ini mempunyai pantai dan playground yang dekat dengan stasiun hingga tidak terlalu merepotkan kami yang membawa 2 anak usia 7 dan 5 tahun ini. Untuk sampai ke Warnambool memerlukan  waktu selama 3 jam dari Melbourne City dengan menggunakan V/line train. Kami yang tinggal di Melbourne ini sangat beruntung karena setiap tanggal 25 Desember bisa menikmati angkutan umum gratis untuk bepergian dalam kota atau pun ke luar kota Melbourne. Karena banyak sekali orang-orang yang ingin bepergian maka kita harus memesan tiket jauh-jauh hari untuk tujuan ke luar kota Melbourne. Empat hari sebelum hari H kami memesan 4 tiket ke Warnambool, tapi ternyata tiket sudah tidak tersedia.  Tapi, 2 hari sebelum hari H kami mencari informasi lagi ternyata di umumkan kalo kereta tujuan Warnambool diberikan satu gerbong tambahan sehingga masih ada tiket bila ingin memesan, tanpa berpikir dua kali kami langsung datang ke stasiun untuk memesan tiket. Rejeki memang tidak kemana-mana, Alhamdulillah…

Selain tanggal 25 December, angkutan umum juga digratiskan setiap tanggal 31 Desember setelah jam 6 sore. Ini tentunya dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi warga untuk memikmati malam pergantian tahun. Mungkin hal seperti ini bisa ditiru oleh pemerintah daerah di Indonesia. Kayaknya seru juga kalo angkutan umum digratiskan saat lebaran.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Melbourne city acara pergantian tahun ditandai dengan atraksi kembang api yang dinyalakan 2 kali, yaitu jam 9.15 pm untuk family dan tepat jam 12.00 untuk dewasa. Kami memilih yang pertama (jam 9.15 pm), karena selain tidak terlalu malam, biasanya ada pertunjukan untuk anak-anak.

Selain rekreasi untuk mengisi libur sekolah, saya juga bertekad supaya anak-anak bisa naik sepeda pada liburan ini. Tujuan saya agar mereka bisa bersepeda ke sekolah. Karena sudah masuk summer, dimana cuaca menjadi cukup panas, saya melatih anak-anak bersepeda sekitar jam 7 pm ketika matahari sudah tidak terlalu terik sinarnya. Latihannya di area parkir flat kami, dan cukup 30 menit saja untuk kedua anak saya. Tidak disangka, ternyata tidak sampai seminggu mereka dengan cepat sudah bisa menjaga keseimbangan sepeda tinggal melatih untuk belok kanan dan kiri, latihan menyebrang (look, listen, think) dan me-rem sepeda.

Alhamdulillah sekarang mereka sudah naik sepeda berangkat dan pulang sekolah. Ketika di sekolah ada program National ride2 school day mereka mendapat stiker dari gurunya yang berbunyi I Love My Bicycle. Dan sekarang setiap mengantar jemput anak sekolah saya pun “dipaksa” untuk berolahraga juga karena saya harus berlari mengejar mereka. Senang karena bisa cepat sampai tujuan, tapi setelah itu kaki saya pegal-pegal terutama bagian tulang keringnya yang terasa nyeri. Oh ternyata, hal inilah yang tidak saya pikirkan sebelumnya. Hikmahnya, saya memang harus banyak berolahraga…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: