Oleh: Farin's mum | Januari 9, 2010

2010

Tahun baru 2010, Yarra Park Melbourne

Selamat tahun baru 2010. Alhamdulillah segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat sehat walafiat dan nikmat usia sehingga masih bisa merasakan kehidupan di dunia yang hanya sementara ini.

Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun…waktu terus berputar dan tidak akan berhenti selama masih ada kehidupan di dunia ini. Waktu yang terus berjalan terasa sangat cepat, sehingga tanpa saya sadari tahun telah berganti.

Mengenang tahun baru sebelumnya (2009) ada beberapa hal yang benar-benar saya niatkan untuk mencapai keberhasilan selama satu tahun tersebut. Dan Alhamdulillah Allah memberikan banyak kemudahan bagi saya untuk mewujudkan keinginan itu. Dan saya juga berharap agar Allah tetap memberikan curahan rahmat dan kasih sayang-Nya sepanjang tahun 2010 ini.

Diawal tahun ini saya banyak sekali mendapatkan pencerahan dari buku Zero to Hero karya Solikhin Abu Izzudin. Ada satu tema yang banyak memberikan saya inspirasi dalam mewujudkan keinginan saya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah di tahun 2010 ini.

Yaitu tentang Cita-Cita Dunia. Salah satu bentuk ungkapan cita-cita adalah doa. Doa itu adalah wajah cita-cita kita. Namun sudahkah kita menghayati cita-cita kita itu? Lalu tahukah kita apa sebenarnya yang kita citakan? Berikut ini ada beberapa  contoh cita-cita dunia dari buku Zero to Hero yang akan saya jadikan cita-cita saya di 2010 ini:

– Memiliki hati yang bersih.

– Mampu beribadah dengan baik dan benar sebagai rasa syukur dan membuka pintu-pintu kebaikan dan kebahagian yang lebih besar.

– Memiliki penghasilan yang cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan menghindarkan diri dari kehinaan.

– Lisan yang selalu bersyukur.

– Dibebaskannya hati dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, sombong dan prasangka buruk.

– Tulus dalam berbagi, berbakti, mengabdi dan memberi sehingga hati benar-benar memiliki kebaikan diri sebagai investasi dan tidak tamak dengan apa yang dimiliki orang lain.

– Mampu mengambil peluang-peluang kebaikan.

– Memiliki kemampuan mengambil hikmah dan ibrah dari setiap peristiwa

Itulah beberapa cita-cita dunia saya di tahun 2010 ini. Begitulah hdup itu adalah keniscayaan, kematian itu kepastian dan bercita-cita mulia itu adalah pilihan. Dan setiap pilihan ada resiko yang harus “dibayar”.

Wallahu ‘alam…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: