Oleh: Farin's mum | Agustus 28, 2009

HUT RI KE-64

Untuk memperingati HUT RI ke-64 kali ini, saya menyempatkan diri menghadiri upacara 17 Agustus di KJRI Melbourne. Sayang sekali saya terlambat tiba disana, perjalanan yang saya prediksikan hanya 1 jam ternyata tidak cukup. Tampak hadir bapak konsulat jendral RI dan pejabat konjen lainnya beserta istri/suami, warga Indonesia, dan banyak juga warga Australia, terutama para pelajar. Upacara sudah dimulai sejak pukul 10am dan ketika saya tiba acara sudah sampai pada pembacaan UUD 45 dilanjutkan dengan pidato pembina upacara oleh bapak Budiarman Bahar (sebagai bapak KONJEN untuk wilayah Victoria dan Tasmania), pembacaan doa, dan terakhir pengumuman-pengumuman tentang juara perlombaan yang diikuti oleh siswa-siswi primary schools, and secondary schools di Vicroria. Setelah itu maka berakhirlah upacara bendera 17 Agustus tahun 2009, dan upacara pun dibubarkan.

Setelah upacara selesai, paduan suara kembali beraksi menyanyikan lagu-lagu kebangsaan sebagai “hiburan wajib”. Banyak dari kami yang meluangkan waktu untuk mengambil foto disekitar area upacara yang berhiaskan bendera dan umbul-umbul merah putih. Setelah itu kami menuju tenda besar yang khusus menyediakan berbagai macam makanan. Sisi sebelah kiri adalah untuk konsumsi gratis yang sudah disediakan panitia. Sedangkan di sisi sebelah kanan, banyak makanan khas Indonesia seperti bakso, pempek, sate, gudeg dan lain-lain yang disediakan warga untuk diperjual belikan.

Nasi tumpengKemudian acara dilanjutkan di dalam ruangan konjen. Acara dimulai dengan mendengarkan gamelan yang dimainkan oleh sebagian besar orang Australia. Kita patut berbangga hati karena banyak orang yang tertarik dengan budaya Indonesia. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh bapak Budiarman dan pengumuman pemenang juara lomba yang diikuti oleh warga Indonesia diantaranya adalah lomba catur, gaple, golf, tenis dan lalin-lain. Dan yang paling menegangkan adalah ketika diundi kupon yang berhadiahkan tiket Melbourne-Jakarta dari Garuda Indonesia untuk 2 orang. Kemudian yang tak kalah menariknya adalah pertunjukkan tari Jaipong yang mendapat tepuk tangan yang meriah dari penonton dan acara pun dilanjutkan dengan penampilan kembali kelompok gamelan.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12 pm dan saya pun bersiap-siap untuk pulang dan sebelumnya tidak lupa membeli beberapa makanan khas Indonesia karena hanya pada acara-acara tertentu saja kita bisa membeli makanan khas Indonesia dengan berbagai pilihan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: